----------------------------------------------- */

Senin, 17 Maret 2014

Pendakian Gunung Pulosari - Banten

Gunung Pulosari adalah gunung berapi di Kabupaten Pandeglang, Banten, Indonesia. Walaupun tidak ada data letusan yang pernah terjadi, tapi terdapat aktivitas fumarol yang terjadi di dinding kaldera dengan kedalaman 300 meter. (wikipedia).

Bagi masyarakat Banten, gunung Pulosari merupakan gunung penuh dengan mistis dan sangat kramat, disini banyak ditemui situs - situs kuno dalam bentuk batuan.

gunung ini memang tidak terlalu tinggi untuk pendakian tinggi gunung ini hanya 1346 Mdpl, sangat pendek memang diantara gunung - gunung lainnya  namun jangan salah trek dan jalurnya sangat menantang bagi para pendaki, menurut Mbah treknya itu seperti jalur gunung Cikuray dan gunung gede via putri. tanjakannya pun tinggi - tinggi.

untuk menuju ke gunung Pulosari ada beberapa opsi mau berkendaraan pribadi dengan motor/mobil atau naik angkutan umum jalurnya pun cukup mudah untuk dilalui, bagi yang ingin berkendara pribadi patokannya Pandeglang ke arah pertigaan Mengger, setelah sampai Mengger lurus ke arah Mandalawangi lurus terus sampai ke Pari, tidak jauh dari pasar Pari sekitar 2 - 3 km nanti ada plang tempat wisata pulosari.
Jika berkendara pribadi sekitar 3 jam - 4 jam dari arah Jakarta atau Tangerang, kalo dari serang sekitar 2 jam juga sampe ko.

Nah kalo ga mau cape kita bisa berkendara umum ko, naek mobil bis ke arah Labuan turun di pertigaan Mengger, lalu dilanjutkan naik angkot ke arah Pari, untuk harga angkutan umum Mbah kurang tau karena Mbah kesini naik motor biar menghemat dikit hehehe,,,,,,
dari jalan menuju Pos pemberangkatan lumayan jauh kalo jalan kaki, sekitar 2 Km lah,,,ya itung - itung pemanasan.

Sebelum memulai pendakian kita bisa istirahat dulu di warung - warung, kemarin sihh Mbah istirahat dulu di warung emak, disini kita bisa cek persiapan pendakian.
untuk masuk gunung ini kita dikenakan biaya retribusi sebesar Rp 5000

Ok jika persiapan dan isirahat sudah selesai dan tidak ada yang kurang, mari kita langsung memulai pendakian.

Dari warung menuju kawah atau pos 3 kurang lebih sekitar 2 jam sampai 3 jam perjalana, ya itu semua sihh tergantung dari pendaki, kalo yang udah sering bisa 1,5 jam tapi kalo buat pemula sihh bisa 3 jam hehe...
awal perjalanan pun cukup lancar dan jalan masih ditata rapih dengan batu kali, kita akan melewati kebun milik warga. perjalanan ini belum penuh dengan rintangan - rintangan yang berarti.
di tengah perjalanan sekitar 1 jam perjalanan nanti kita akan melewati warung kembali dan disuguhi oleh air terjun putri atau curug putri.
Disini kita dapat mengambil air untuk perbekalan nanti di kawah untuk minum atau pun memasak, sebenernya sihh di kawah ada air namun sudah tercampur sama belerang jadi rasanya agak masam, namun ada juga yang menggunakan air di belerang ini untuk keperluan masak. bagi yang ingin badan tambah seger bisa mandi juga nihh di curug ini tapi saran Mbah sihh mandi nya nanti saja sewaktu turun nya, biar pegel - pegel nya ilang.

Nahhh jika udah selesai ambil air dan istirahat sejenak langsung deh kita melakukan perjalanan yang sesuangguh nya yang penuh dengan rintangan dan kondisi tanah yang menanjak. meurut Mbah tanjakan di gunung ini sama seperti di Cikuray, ibarat kata jidat ketemu lutut yang bikin perjalanan kita semakin menyenangkan dan mendabarkan (lebay mode on :D).

Curug Putri
Curug Putri


Idealnya perjalanan dari Curug Putri ke ke kawah membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam perjalanan. dengan perjalanan yang susah payah dengan jalan yang menanjak terus, namun jangan khawatir banyak bonus ko tidak kaya di cikuray hehe. . .
setelah sampai di kawah kita bisa langsung buka tenda disini, karena yang cocok untuk buka tenda di kawah ini, kalo udah ke atas lagi sulit menemukan tanah yang datar. jangan khawatir untuk buka tenda disini karena bau belerang nya tidak terlalu berbahaya ko. Namun saran Mbah sebaiknya buka tenda nya rada jauh dari sumber belerang dikarenakan tanah nya kalo malam mendekati pagi sangat panas, sebaiknya buka tenda yang terdapat rumput nya, soalnya Mbah waktu itu buka tenda di deket sumber kawah dikarenakan semua tempat sudah full ditempatin pendaki lain, dan itu dipastikan sangat panas sampai - sampai Mbah buka baju karena kegerahan dan kepanasan, baru kali ini Mbah mendaki gunung tidurnya sampai buka baju karena kegerahan.
perlu diketahui di kawah ini pun terdapat warung sederhana jadi bagi yang kehabisan bekal bisa beli juga di warung ini :D

Kawah

Pos 3 Kawah

Setelah semalaman istirahat, maka pagi - pagi kita harus udah bangun untuk mengejar sunrise atau Summit Attack ke puncak gunung Pulosari tapi kalo ga mau ya bisa rada siang menuju puncaknya. untuk menuju puncak dari kawah sekitar 1 jam - 1,5 jam perjalanan. untuk pemandangan di puncak ini kita bisa melihat laut dan gunung - gunung yang ada di sebelah nya, cukup indah ko pemandangannya. di puncak ini hanya dataran yang tidak cukup luas namun memanjang. puncak disini terdapat sebuah pemancar pemantau gempa.


Pulosari 1346 mdpl


Pemandangan diatas Puncak Gunung Pulosari
Pemandangan diatas Puncak Gunung Pulosari



Pemandangan diatas Puncak Gunung Pulosari
Pemandangan diatas Puncak Gunung Pulosari
Pemandangan diatas Puncak Gunung Pulosari
Pemandangan diatas Puncak Gunung Pulosari






SALAM LESTARI



Kamis, 21 November 2013

Pulau Semak Daun

Semak Daun

Pulau Semak Daun masih berada di gugusan kepulauan seribu tepatnya terletak di Kepulauan Seribu Utara, termasuk dalam wilayah Kelurahan Pulau Panggang, kecamatan Kepulauan Seribu Utara, kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.. Pulau ini sangat Mbah rekomendasikan bagi kalian yang ingin menghilangkan penat dari rutinitas. Pulau nya sihh kecil banget, mungkin hanya seukuran lapangan bola bahkan bisa lebih kecil, namun untuk keindahannya jangan di tanyakan lagi. Pasir putih yang menggoda untuk berlari - larian dan laut yang biru serasa ingin tenggelam di dalam nya, dan suasana yang masih asri dan indah nya pemandangan laut dari sini.
di sebut Semak Daun kemungkinan di pulau ini bnyak semak - semak dan pohon yang rindang.

Di pulau kecil ini tidak terdapat penginapan seperti kebanyakan pulau besar di kepulauan seribu lainnya seperti Pulau Pramuka, Tidung ataupun Pari. Di pulau ini memang di khususkan hanya bagi mereka yang ingin berkemah dengan tenda atau pun hanya sebentar untuk singgah dan bermain sebentar di pulau ini.
Di pulau ini hanya terdapat satu rumah yang dihuni oleh penjaga pulau itu, di rumah itu pun di buka warung kecil, jadi bagi anda yang mendadak kelaparan di saat singgah di pulau itu jangan khawatir, mampirlah di warung tersebut.

Bagi yang berkemah disana tidak usah khawatir untuk mencari air tawar, dikarenakan disana sudah ada air tawar tapi tunggu dulu tidak gratis ya kita harus membayar Rp. 5000 untuk satu drigen besar.
untuk mandi pun sudah di sediakan kamar mandi dan toilet jadi ga usah khawatir jika kita ingin membilas setelah berenang di laut. Jangan lupa beli ikan dan cumi - cumi buat bakar - bakar ikan sewaktu di malam hari, kerana suasana nya sangat enak untuk bakar ikan di tepi pantai.
Untuk yang berkemah di kenakan biaya cuma Rp. 10.000/orang yang di bayar ke penjaga pulau tersebut.

Tetapi bagi anda yang tidak hobi berkemah, anda bisa menginap di homestay di Pulau Pramuka, lalu sewa perahu kecil untuk menuju ke pulau ini untuk skalian snorkling.

Untuk Transport atau akses menuju Pulau ini cukup mudah ko, seperti biasa kita harus ke Muara Angke dulu dari Jakarta atau yang dari Tangerang bisa dari Muara Saban. Di Muara Angke ini cari tujuan kapal menuju Pulau Pramuka biaya nya sekitar Rp 35.000/orang dan memakan waktu perjalanan 3 - 4 jam. Tapi bagi yang pengen cepet sampai bisa memakai kapal cepat atau boat, tapi boat ini hanya ada di Ancol saja dengan biaya sekitar Rp. 200.000/orang. Tapi kalo dari Tangerang/Muara Saban sihh lebih murah bisa Rp 20.000 dengan waktu tempuh 1,5 - 2 jam saja.

Setelah sampai Pulau Pramuka selanjutnya kita naik ojek perahu ya anggep aja sewa perahu ke Pulau Semak Daun, kita bisa nego - nego harga ko ke yang punya kapal, ya setelah di nego - nego akhirnya Mbah dapet harga Rp 250.000, harga itu untuk antar jemput ko. Untuk perjalanan dari Pramuka ke Semak Daun hanya 30 menit saja. Bagi yang ingin snorkling tapi ga punya alat nya sewa nya di pulau ini, bilang aja ke pemilik kapal untuk di carikan alat snorkling, biaya nya sekitar Rp. 35.000/hari, dikarenakan kita memekai 2 hari sampai esok hari jadi kita harus bayar Rp. 70.000 untuk 2 hari.

Jika tidak ingin berkemah kita bisa mencari homestay di Pulau Pramuka ini, ya harga standart homestay di kepulauan seribu bekisar Rp. 250.000 - Rp 350.000 untuk yang non AC dan untuk yang ber AC antara Rp. 400.000 sampai Rp. 500.000.

Di Pulau Pramuka ini terdapat kolam mini yang terdapat berbagai macam ikan, penangkaran penyu juga ada. Tapi kalo untuk pantai yang bagus di sini sepertinya sangat kurang sekali, jadi Mbah rekomendasikan untuk ke Pulau Semak Daun untuk merasakan sensasi pulau yang eksotik ini.

Ok kalo gitu biar ga penasaran Mbah mau kasih photo - photo keadaaan di Pulau Semak Daun biar kalian pada iri....hehehe

Pantai Semak Daun

Pantai Semak Daun

Pemandangan Semak Daun

Pantai Semak Daun

Pantai Semak Daun

Pantai Semak Daun

Tenda

Api Unggun


Sunrise

Sunrise

Pulau Semak Daun

Pulau Semak Daun

Dermaga

Dermaga

Dermaga

Dermaga

Dermaga

Dermaga

Dermaga



Biaya - Biaya
PP kapal Muara Angke - P. Pramuka Rp. 70.000
P. Pramuka - P. Semak Daun Rp. 250.000
alat snorkling untuk 2 hari Rp. 70.000
retribusi kemah Rp. 10.000/orang
air tawar Rp. 5.000/drigen



Pesan Mbah selalu jaga lingkungan dan hormatin alam
buang sampah pada tempat nya
Trima Kasih sudah mampir di Blog Mbah

Senin, 18 November 2013

Pulau Pari

Pulau Pari adalah salah satu kelurahan di kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Indonesia.
pulau ini merupakan salah satu kunjungan wisata terbaik di kepulauan yang hanya berjarak 45 km dari DKI Jakarta ini
terdapat beberapa objek wisata di pulau ini.
yaitu Pantai Pasir Perawan, Dermaga Bukit Matahari, dan Pantai Pasir Kresek.
Selain pemandangan pantai berpasir putih dan air bening, pengunjung Pulau Pari ditawari paket keliling perkampungan dengan sepeda, menyelam di perairan dangkal (snorkeling), serta menjelajah perairan tepi dengan sampan atau kapal cepat.
untuk bisa ke Pulau ini bisa menggunkan jasa Agent Travel atau Backpacker sendiri tanpa agen.
jika menggunakan Agent Travel sendiri bisa lebih mahal, mereka mematok harga sekitar Rp. 280.000 - Rp. 350.000 itu tergantung dari fasilitas dan jumlah orang.
Jika kesana tanpa agent kaya Mbah ini hanya butuh Rp.180.000 full service tapi dengan 10 orang tentunya, semakin banyak orang semakin murah biaya yang kita keluarkan.
oleh karena itu mbah mau cerita untuk versi Mbah yaitu versi Backpacker aja ya.

Pulau Pari


Transport
Baiklah sekarang Mbah mau jelasin nihhh beberapa transportasi menuju Pulau Pari:
dari Muara Angke berangkat setiap pukul 07.00 WIB dengan biaya Rp. 35.000/orang sekali jalan, dengan estimasi perjalanan sekitar 2,5 - 3 jam perjalanan tergantung cuaca juga sihh, kalo ombak lagi gede bisa lama. untuk kembali lagi dari pulau pari ke muara angke antara pukul 11.00 .sampai pukul 12.00
lalu kalo kalian ingin lebih cepat lagi bisa naik kapal cepat atau Boat dengan harga sekitar Rp 200.000/orang dengan waktu tempuh 1,5 jam perhalanan laut. tapi adanya hanya di Ancol saja.
satu lagi jarak terdekat untuk ke pulau ini yaitu lewat Tangerang, lebih tepat  nya di Muara Saban, Kramat.
harga nya pun untuk sekali nyebrang cukup murah sekitar Rp. 15.000/orang dan denngan waktu tempuh 1,5 jam perjalanan, namun untuk kapal nya sedikit lebih kecil di bandingkan di Muara Angke.
untuk jam keberangkatannya antara jam pukul 10.00 sampai pukul 12.00 dan kembali lagi dari pulau pari ke muaara saban pukul 06.00 pagi

Pealbuhan Rawa Saban

Penginapan
Oke setelah selesai Mbah kasih tau untuk Transport nya sekarang Mbah mau cerita untuk Penginapan atau Home Stay nya,
untuk penginapan sendiri harga nya bervariasi tergantung dari fasilitas nya, mulai dari Rp. 300.000/malam sampai Rp. 450.000/malam.
untuk yang biasa atau tanpa AC biasanya di hargain sekitar Rp. 300.000 sampe Rp. 350.000 tergantung nego kita sama yang punya home stay.
kalo yang AC sihh bekisar Rp. 400.000 - Rp. 50.000
untuk di penginapan LIPI sendiri hitungannya perorang.

nihh Mbah kasih beberapa kontak untuk penginapan
Ibu Rae Sita (Kantor UPT LIPI Pulau Pari) HP : 081310368971
Pak Sahuri/Uri HP : 085882588844 Pin BB 29F7E232
Pak Acok HP : 085814176401 PIN BB 2A830968
Pak Udin HP : 081310137711/085810845872
Pak Jakar (KM PEsona Alam) HP : 085710495865
Kodim (KM Cinta Alam) HP : 021 23739823

Wisata 
Baiklah kalo udah bisa menentukan Penginapan dan Transport apa yang akan di pakai, sekarang Mbah mau kasih tau apa saja yang menarik di Pulau Pari.
terdapat 3 Obyek tempat wisata yang menjadi andalan  Pulau Pari yaitu, Pantai Pasir Perawan, Dermaga Bukit Matahari merupakan bukit di dekat dermaga Pulau Pari. deretan pohon cemara yang merupakan Evergreen di Jepang, lokasi hunting Sunrise dan pasir Kresek
Pertama ada Pantai Pasir Perawan, dimana pasir disana putih, air nya jernih, disana pun terdapat arena bermain seperti lapangan Voli Pantai dan sepak bola. bagi yang ingin berenang disini tidak usah khawatir karena dalam nya hanya sebatas perut orang dewasa, airnya pun sangat tenang dan jernih.
untuk bisa masuk ke lokasi pantai ini pengunjung di kenakan biaya Rp. 3.000/orang.
di pantai ini adalah lokasi terbaik untuk menikmati Sunrise di pagi hari.
di lokasi ini pun bisa digunakan untuk mendirikan tenda bagi yang tidak ingin sewa homestay, lebih murah lagi kita dikenakan biaya hanya Rp. 10.000/orang untuk satu malam.
pemandangan di pantai pasir perawan

pemandangan di pantai pasir perawan

pemandangan di pantai pasir perawan

Gapura menuju Pantai Pasir Perawan

pemandangan di pantai pasir perawan

Plang menuju pantai pasir perawan


Sunrise 
 
 
Sunrise

Sunrise

Sunrise




Jika ingin berkeliling Pulau kita bisa sewa Sepeda disana, bicarakan saja kepada pemilik Homestay untuk sewa sepada biasa akan di carikan, untuk biaya sewa sepeda untuk satu hari  Rp 15.000

Setelah puas berkeliling dan menikmatin pantai beserta Sunrise selanjutnya kita menyelam di tengah laut, kita bisa snorkling untuk melihat ikan - ikan lucu dan karang di tengah laut. Untuk sewa Perahunya kita dikenakan biaya Rp. 350.000/kapal dan alat snorking nya Rp 35.000/orang.

Perahu 

bagi yang suka naik Bananboat di akhir pekan biasa nya ada yang menyewakan bananboat ini dengan harga Rp. 35.000/orang.

Oke setelah puas menyelam dan menikmatin bawah laut beserta isi isi nya pastinya lapar donk, selanjutnya kita menikmatin bakar - bakar ikan atau biasa di bilang BBQ cukup dengan Rp. 15.000/orang kita sudah bisa makan ikan bakar dan cumi -cumi.
oiya satu lagi biasanya untuk makan siang dan sarapan kita di kasih makan dengan harga Rp. 15.000/orang. biasanya sihh prasmanan.
dan selama 2 hari 1 malam di sediakan 3 X makan.

BBQ

BBQ

semua sihhh tergantung Nego kita ke pemilik Homestay, semua masih bisa di bicarakan ko,,,,hehehe



berikut kesimpulan rincian biaya - biaya yang dikeluarkan di Pulau Pari :

HomeStay  (Non AC) : Rp. 300.000 - Rp. 350.000
HomeStay (AC)         : Rp. 400.000 - Rp. 500.000
Sewa perahu untuk Snorkling : Rp. 350.000
Alat Snorkling : Rp. 35.000/orang
Sepeda : Rp. 15.000/orang
makan/1 x : Rp 15.000/orang
BBQ : Rp 15.000/orang
perahu muara angke - pari : Rp 35.000 

setelah tahu rincian biaya selanjutnya kita kumpulin tuhh temen - temen kita yang mau kesana semakin banyak orang semakin murah.
rincian ini untuk yang tanpa Agent Travel
kalo pake Agent sihhh abaikan aja rincian biaya ini karena semua udah di atur sama Agent Travel


perjalanan itu ga perlu mahal yang penting bisa nikmatin alam
dan senantiasa selalu untuk menjaga Alam dengan tidak buang sampah semabarangan, tidak merusak alam, dan selalu menghormatin alam


Salam Backpacker gembel

Senin, 10 Juni 2013

Gunung Papandayan

Gunung Papandayan adalah gunung api yang terletak di Kabupaten Garut, Jawa Barat tepatnya di Kecamatan Cisurupan. Gunung dengan ketinggian 2665 Mdpl itu terletak sekitar 70 km sebelah tenggara Kota Bandung.
Pada Gunung Papandayan, terdapat beberapa kawah yang terkenal. Di antaranya Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk. Kawah-kawah tersebut mengeluarkan uap dari sisi dalamnya.

Gunung Papandayan ini merupakan salah satu gunung favorit untuk pendakian di Garut, Pendakian Gunung ini biasa disebut PAGUCI yaitu Papandayan, Guntur, dan Cikuray. 3 gunung yang terkenal di Garut untuk Pendakian.

Untuk mendaki ke gunung ini cukup mudah, bagi pendaki yang sudah profesional pendakian ke gunung Papandayan ini biasa disebut Camping Ceria. dikarenakan jalur yang tidak begitu menanjak dan mudah bagi yang baru pertamakali sekalipun.

Di Papandayan sendiri banyak sekali di tumbuhi pohon Edelweis

Untuk menuju Gunung Papandayan sendiri sangat lah mudah, bagi yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya cukup naik bis jurusan Jakarta - Garut. dan turun di terminal Guntur dengan estimasi waktu antara 4 - 5 jam perjalanan dan biaya nya sekitar Rp 35.000. (bis AC)

Setelah turun di terminal guntur kita bisa naik angkot atau elf dengan jurusan Terminal - Cisurupan dengan estimasi lama perjalanan sekitar 1 jam dan biaya nya antara Rp 5000 - Rp 7000 (tergantung nego ya, biasanya sih Rp 5000), anggkot putih biru atau elf
(angkutan putih biru sebelum sore hari).

Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-papandayan.html
Muhammad Chamdun
(angkutan putih biru sebelum sore hari).

Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-papandayan.html
Muhammad Chamdunang

Dari gerbang Cisurupan menuju Camp Davis (pos pertama) kita sebenarnya masih harus berjalan menuju kaki gunung Papandayan sekaligus menuju pos pendaftaran (Camp Davis) yang jaraknya lumayan jauh, yaitu sekira 8 - 10 km dengan kondisi jalan menanjak tetapi sudah beraspal dengan waktu tempuh sekitar 3 - 4 jam perjalanan.

Tetapi jika tak ingin lelah dan membawa perbekalan cukup banyak, kita dapat menyewa mobil angkutan terbuka untuk mencapai kaki gunung, dengan biaya Rp 10.000 - Rp 15.000. dengan  estimasi waktumya sekitar setngah jam saja..

Setelah di Camp Davis ini kita diharuskan untuk mengisi pendaftaran untuk mendaki dan membayar administrasi Rp 1500/orang dan biaya sukarela.
di Pos ini terdapat banyak warung - warung dan parkirannya pun luas bagi yang membawa kendaraan pribadi. dan bagi yang sampai malam hari bisa juga buka tenda disini.

Jalur Tracking ke Puncak

Parkiran (camp davis) - Alun - Alun Pondok Salada
Dari parkiran ini jalur setapak dimulai, dan setelah 5 menit berjalan kita akan melihat kawah Mas. Disini kita harus berhati - hati, dikarenakan jalan yang sudah rusak dan gempur karena bekas ledakan gunung Papandayan beberapa waktu lalu, dan disarankan untuk membawa masker karena bau belerangnya sangat menyengat. dari komplek kawah ini kita belok kanan sampai menemukan sungai kecil. setelah melewati sungai kecil ini kita akan berjalan menanjak. lalu kita akan menemukan pertigaan yang menuju perkemahan Pondok Salada dan Pangalengan. disini kita ambil jalur kiri. estimasi perjalanan dari parkiran menuju Pondok Salada sekitar 2 jam.
Di pondok Salada ini terdapat sungai kecil juga bisa untuk mandi atau pun untuk minum.
namun ada pipa juga yang menjulur kita bisa memanfaatkan airnya dari pipa yang bocor.
di alun - alun pondok salada sendiri tidak banyak yang bisa dinikmati selain hamparan pohon adelweis dan gunung cikurai dari kejauhan. untuk menikmati sunset atau pun sunrise pun kita tidak bisa melihat dri gunung ini.

Pondok Salada

pemandangan menuju pondok salada di pagi hari

Alun - alun Pondok Salada - Tegal Alur
Dari alun - alun pondok salada ke  Tegal Alur terdapat 2 jalur untuk melewatinya.
dari Hutan Mati dahulu lalu menuju Tegal alur dan pulangnya bisa melewati puncak
atau kita lewat puncak melewati danau dan sampai di Tegal Alur dan pulanya melewati Hutan Mati.
semuanya sesuai selera para pendaki.
jika melewati puncak hati2 jalannya cukup licin dan sangat curam.
di puncak ini kita bisa melihat Pondok Salada dari atas dan pemadangan dari sini terlihat menakjubkan.
jika kita sampai di Puncak hamparan pohon edelweis menyapa kita seolah - olah seperti pintu gerbang yang menyambut.
di Tegal Alur sendiri banyak terdapat pohon edelweis seperti permadani edelweis saking bnyaknya ini pohon.

Di Hutan Mati kita bisa menikmati pohon - pohon yang abis kena letusan gunung, dan disini kita bisa melihat kawah Kawah Baru, Kawah Nangklak, dan Kawah Manuk.

Pemandangan dari Puncak
Danau Mati
Kawah

Hutan Mati


 Pesan Mbah
  1. Jangan memulai pendakian pada sore hari, selain berkabut, asap dari kawah volumenya banyak, dan sangat membahayakan pernapasan
  2. Kalau pendakian dilakukan tanpa membangun tenda, bawa saja minuman dan makanan secukupnya, selebihnya tinggalkan di Pos Informasi, sampai puncak langsung turun atau biasa disebut Tektok.
  3. Kalau mau bermalam, ada baiknya di Pondok Salada, jadi menuju puncak tidak perlu membawa banyak barang. Barang ditinggal aja di tenda.
  4. Kendaraan dari Terminal Guntur menuju Desa Cisurupan ada setiap waktu, namun sangat direkomendasikan sampai Garut sebelum sore hari, kendaraan mudah harga murah.
Dari parkiran jalur setapak dimulai mendekati kawah dan kemudian membelah kawah

Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-papandayan.html
Muhammad Chamdun
Parkiran – Alun-alun Pondok Salada

Sumber: http://chk2489.blogspot.com/2013/03/jalur-pendakian-gunung-papandayan.html
Muhammad Chamdun

Label