----------------------------------------------- */

Minggu, 10 April 2016

Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu

Gunung Lawu adalah gunung yang terletak di perbatasan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur, tepatnya di daerah Tawangmangu dan Cemorosewu. Gunung Lawu adalah gunung api yang mati atau istirahat. Tercatat gunung ini pernah meletus pada tahun 1885. Gunung Lawu banyak diminati oleh para pendaki karena pemandangan yang eksotis dan juga banyak memiliki spot-spot bagus seperti sumber air, kawah, sabana, bukit, kabut, dan satu yang paling menarik yakni adanya rumah warga alias pemukiman warga di puncaknya. Dan pemukiman tersebut diklaim sebagai pemukiman tertinggi di Jawa.

Selain karena keindahannya, Gunung lawu banyak di singgahi oleh para peziarah yang ingin berjiarah ke petilasan Prabu Bhrawijaya, dan jangan heran jika kalian ingin mendaki kesana banyak dupa ataupun tempat untuk berdoa. 

Gunung Lawu memiliki tiga puncak yakni puncak Hargo Dalem, Hargo Dumiling dan Hargo Dumilah. Puncak Hargo Dumilah yang tertinggi yakni pada ketinggian 3.265 mdpl. Diketiga puncak ini menyimpan misteri dan menjadi tempat yang dimitoskan sebagai tempat sakral di Tanah Jawa. Harga Dalem diyakini sebagai tempat pamoksan Prabu Bhrawijaya Pamungkas, Harga Dumiling diyakini sebagai tempat pamoksan Ki Sabdopalon, dan Harga Dumilah merupakan tempat yang penuh misteri yang sering dipergunakan sebagai ajang menjadi kemampuan olah batin dan meditasi.
Konon gunung Lawu merupakan pusat kegiatan spiritual di Tanah Jawa dan berhubungan erat dengan tradisi dan budaya Praja Mangkunegaran.
Setiap orang yang hendak pergi ke puncaknya harus memahami berbagai larangan tidak tertulis untuk tidak melakukan sesuatu, baik bersifat perbuatan maupun perkataan. Bila pantangan itu dilanggar si pelaku diyakini bakal bernasib naas.
Tempat-tempat lain yang diyakini misterius oleh penduduk setempat yakni: Sendang Inten, Sendang Drajat, Sendang Panguripan, Sumur Jalatunda, Kawah Candradimuka, Repat Kepanasan/Cakrasurya, dan Pringgodani.
sehingga gunung lawu di identikan dengan gunung yang penuh misteri dan angker. jadi pesan Mbah jaga sikap dan perkataan, jika ingin mendaki kesana ya dan saling mengingatkan bagi teman seperjalanan


Transportasi

Dari Jakarta dan sekitarnya :
Via Kereta Api : 
Stasiun Pasar Senin - Stasiun SoloJebres (Matarmaja atau Brantas)
Stasiun SoloJebres - Terminal Palur (Bus ATMO)
Terminal Palur - Terminal Tawangmangu (pakai bus apa saja ke arah Tawangmangu)
Terminal Tawangmangu - Basecamp (naik omprengan, basecamp cemoro kandang dan cemoro sewu tidak berjauhan)

Via Bus:
cari bus yang ke arah solo dan turun di Terminal Tirtonadi .
dari Terminal cari bus ke arah Tawangmangu
Terminal Tawangmangu - Basecamp (naik omprengan, basecamp cemoro kandang dan cemoro sewu tidak berjauhan)

Note :
Mbah tidak mencantumkan tarif transportasi dikarenakan setiap tahun  tarif transportasi naik turun tergantung harga BBM jadi jangan sungkan -  sungakn tanya kepada masyarakat sekitar. Jika kalian turun di stasiun SOLOJEBRES dengan rombongan minimal 5 orang dan ingin sewa mobil omprengan langsung menuju basecamp Mbah kasih nomernya nih 0857-2991-3719 (Pak Suhar) pak Suhar menawar seharga Rp 40.000 tapi Mbah tawar menjadi Rp 35.000 dengan jumlah 7 orang. jadi semakin banyak rombongan semakin murah. kapasitas mobilnya bisa sampe 10 - 12 orang. untuk pulangnya pun jika tidak mau repot bisa pakai jasa pak Suhar ini bahkan bisa keliling kota Solo ya pastinya nambah lagi uang sewa nya hehe,,,,
Oiya Mbah kasih tau di daerah tersebut hanya ada sinyal IM3 dan TELKOMSEL (Mbah bukannya promosi yah hehe), selain itu dipastikan sinyalnya ga ada.
Pendakian

sebelum memulai pendakian sebaiknya kita mesti mengetahui informasi medan untuk pendakian sehingga kita bisa mengatur strategi perjalanan agar kita bisa nyaman, aman dan tetap solid dengan kelompok :

nihhh Mbah kasih peta jalur pendakian gunung lawu nya

Peta Jalur Gunung Lawu

BaseCamp via Jalur Cemoro Sewu
 Basecamp Cemoro Sewu
Basecamp di Cemoro Sewu memang agak kecil tetapi mempunyai halamannya yang luas bisa menampung banyak kendaraan, yang Mbah foto itu belum termasuk di depan nya yang bisa memuat beberapa mobil. Di sekitaran basecamp juga banyak pemukiman warga dan banyak pula fasilitas umum seperti masjid, WC, warung makan dan lainnya. Tiket mendaki Rp 10.000/orang (update 2016). Untuk parkir kendaraan motor Rp 3.000, mobil RP 10.000. Persiapan terakhir sebelum berangkat adalah cek perlengkapan mendaki dan cek juga kondisi kesehatan. Mbah ingatkan kembali sebelum memulai pendakian sebaiknnya lakuakn doa dengan kelompoknya untuk diberikan kesalamatan selama pendakian, selalu jaga kekompakan tim.
nihh Mbah kasih lagi foto - foto di sekitar basecamp, pemandangan nya cukup bagus untuk berfoto - foto.







Basecamp - Pos 1 Wes-Wesan 2163 mdpl (1 - 1,5 jam)
Perjalanan menu pos 1 tidak lah begitu menanjak, perjalanan masih enak dan masih santai dengan jalan yang sudah rapi karena sudah di tata dengan batu - batu. di perjalanan ini kita melewati pohon - pohon cemara yang rindang kadang ditemenin sama suara - suara burung yang merdu. di perjalanan menuju pos 1 ini kita akan menjumpai beberapa pos salah satunya milik perhutani dan pos Sendang Panguripan disinilah terdapat mata air. setalah melewati pos Sendang Panguripan  sekitar 30 menit lagi akan sampai Pos 1. Di Pos 1 ini terdapat warung jadi bisa istirahat sambil ngemil - ngemil makan gorengan atau teh anget, tapi terkadang warung tersebut tutup.

Sendang Panguripan via infopendaki.com

pos wes-wesan

Pos 1 - Pos 2 Watu Gedeg (2 - 2,5 jam)
Dari pos 1 ke pos 2 ini trek yang akan kita lalui akan mulai terjal dengan trek tangga berbatu yang sudah di tata rapih dan merupakan trek terpanjang dari semua trek yang ada jadi siapkan mental dan fisik dari pos 1 yahh ^_^. Namun jika ingin sedikit cepat bisa memotong jalur tapi jalan nya agak curam sekali, sudah ada jalurnya ko tinggal ngikutin aja. Pada jalur ini kita akan bertemu batu besar yang bernama “Watu Jago”...Tapi awas ya jangan suka di coret - coret batu nya, Mbah sangat prihatin liat banyak coret - coretan di batu tersebut.
di perjalanan menuju pos 2 ini kita bisa melihat hasil sisa kebakaran tahun 2015 kemarin, seprti hutan mati dengan batu - batu besar. Tapi di situlah keindahan nya, benar - benar pemandangan yang langka dari gunung - gunung lainnya.


Pos 2 - Pos 3 Watu Gede (1 jam - 1,5 jam)
Dari pos 2 ke Pos 3 perjalanan masih sama seperti trek sebelumnya, berbatuan dan masih menanjak, jika sampai sini sudah sore maka biasanya kabut mulai menyelimuti trek ini, hati - hati karena jalan sudah rada terjal dan menanjak.

Pos 3 - Pos 4 (1,5 jam - 2 jam) 
Trek pada jalur ini sudah sangat curam dan menanjak sekali, jalan nya zigzag menanjak tetapi jangan khawatir sudah ada pegangan tangan naamun sudah banyak yang rusak. di trek ini pula pohon - pohon sudah banyak dan rapat. Di pertengahan pada jalur ini Mbah saranin nih jangan lupa foto -  foto nya buat yang suka narsis, karena kalo cuaca lagi bagus pemandangan nya sangat bagus ko. Selain itu di Pos 4 juga rekomended buat bernasis ria, kita dapat langsung melihat kota dan telaga dari sudut ini. di Pos 4 ini bisa mendirikan tenda tapi hanya muat 1 - 2 tenda saja, tapi Mbah saranin sih mending di Pos 5 aja sekalian karena jaraknya yang tidak jauh sekitar 30 menit, kita juga bisa menginap di warung.


 


Pos 4 - Pos 5  Jolotundo (30 menit)
Setelah berfoto - foto narsis dan melihat pemandangan di sekitar pos 4, lala perjalanan selanjutnya lebih mudah, hanya 30 menit perjalanan ke pos 5. Di pos 5 kita  bisa mendirikan tenda atau pun numpang menginap di warung, kalo ga mau ribet buka tenda Mbah saranin sih mending numpang menginap di warung aja, kita bisa pesan makanan dan teh hangat. Pos 5 terdapat 3 warung makan yang bisa menampung kurang lebih 20 orang per warung. jika pun mau membuka tenda bisa menampung sekitaran 10 tenda atau lebih.  Di warung tersebut ada nasi pecel,  mie rebus dan gorengan harganya pun relatif murah ko, jadi ga bawa bekal pun sudah aman lah.
jika belum terlalu gelap kita bisa melanjutkan perjalanan ke warung Mbok Yem, warung legendaris di Gunung Lawu. Warung Mbok yem persis di bawah puncak lawu. dari pos 5 ke warung Mbok Yem kurang lebih sekitar 30 menit. Sebelum sampai ke warung Mbok Yem kita akan melewati sendang drajat yaitu sebuah  mata air seperti sumur.

Warung di Pos 5
Pos 5 - Sendang Drajat (15 menit)
Jika tidak terlalu malam setelah Pos 5 kita bisa melanjutkan perjalanan ke Sendang Drajat yaitu sebuah sumber mata air seperti sumur, di Sendang Drajat ini pula terdapat sebuah pemujaan yang dulu dipakai untuk ritual Raja dan sampai saat ini masih dipakai untuk sebuah ritual - ritual. Di Sendang Drajat terdapat warung juga kita pun bisa menginap di warung tersebut atau jika masih ingin melanjutkan perjalanan untuk lebih dekat ke arah puncak kita bisa menginap di Warung Mbok Yem yang jaraknya 15 menit perjalanan dari Sendang drajat.

Tempat ritual

Sumur sendang Drajat
Larangan



Sendang Drajat - Puncak Hargo Dumilah (30 - 45 menit)
Banyak pilihan untuk menginap dan membuka tenda, selain menginap di Pos 5, Sendang Drajat atau Mbok Yem. itu tergantung dari kondisi di lapangan dan cuaca, apalagi kalo hari libur panjang dipastikan banyak pendaki yang menginap di warung, kita harus pintar - pintar atur strategi, lebih dekat ke puncak lebih bagus dikarenakan akan menghemat waktu dan tenaga untuk keesokan harinya. Setalah melanjutkan perjalanan dari Sendang Drajat kita akan berjalan sekitar 15 menit menuju Warung Legendaris Mbok Yem warung tertinggi di pulau jawa, disini pemberhentian terakhir untuk menuju Puncak jika membawa barang banyak kita bisa  menaruh atau mentipkan barang - barang bawaan di warung ini, Mbok Yem nya baik ko. Dari warung  Mbok Yem  kita dilanjutkan perjalanan menuju puncak, dan langsung menanjak perjalanan nya, sekitar 30 menit waktu yang ditempuh. lalu setelah itu Taraaaaa........., harga yang didapat sebanding dengan usaha yang ditempuh dalam perjalanan. Pemandangan dari atas sini sangat bagus dan indah pokoknya terbayar semua capek dan pegel nya tapi kalo lagi kabut sihh percuma yah yang ada cuma putih semua hahahaha,,,,
Untuk menuju Hargo Dalem sangat deket ko dari warung Mbok Yem sekitar 100 meter dari warung, jadi kita bisa kesana setelah dari puncak.





Cerita masih berlanjut, nanti Mbah update lagi
jika mau tanya2 bisa koment dulu, nanti Mbah jawab yang Mbah tau

120 komentar:

  1. Mbah, untuk pemula apa tidak terlalu terjal treknya. Dan total perjalanan untuk jalan santai brpa jam ya mbah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo jalan bener - bener santai dengan banyak istirahat sih bisa 8 - 9 jam sampai jalatundo, tapi Mbah juga jalan santai ko sekitar 6 jam
      kalo treknya ga terjal cuma nanjak dengan jalan yang berbatu aja

      Hapus
  2. Untuk perjalanan dri sttion tirtonadi ke cemoro sewu itu brpaa jam mbah, punteun nnya muluu hhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbah carter mobil dari stasiun solojebres, dari stasiun sekitar 1,5 jam aja

      Hapus
    2. Maaf mbah mau tau harga nya brpaan ya?

      Hapus
  3. Mbah, disekitar basecamp ada tempat penyewaan tenda dll ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk penyewaan peralatan camping sendiri sih ada, kaya SB, kompor, sepatu,,kalo tenda Mbah belom lihat tapi coba biasanya sih ada,,,disana ga usah khawatir untuk penginapan karena setiap warung menuju puncak sudah di sediakan penginapan, sediakan saja SB

      Hapus
  4. Klo gak salah di warung mbo yem ada penginapannya juga deh, bagi yg ga bawa tenda bisa ke situ.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yyupz betul,,di warung sebelum puncak bisa juga di mbok yem sudah di sediakan penginapan,

      Hapus
  5. mau nanya mbah, kalo dari stasiun solobalapan apa bisa juga menghubungi pak suhar itu? thx infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya bisa,,dicoba aja di telpon ya cu ^_^

      Hapus
  6. mau tanya mbah, ada info untuk sewa mobil / kendaraan dari stasiun solo jebres sampai tempat pendaftaran gunung lawu

    kalau ada yg pnya info bisa share/Whatsapp ke saya "081517703995"
    terima kasih

    BalasHapus
  7. coba aja kontak atau telpon pak suhar
    0857-2991-3719 (Pak Suhar) ^_^

    BalasHapus
  8. Ane mau nanya nih mbah.
    Kalo masalah jalur pendakian via cemoro sewu gambaran nya seperti apa ya? Dan Buat pemula kira" aman ga ya?
    Mohon infonya, thx mbah :v

    BalasHapus
    Balasan
    1. pertama kita ngelewatin hutan pinus, jalan nya masih enak sedikit menanjak,,,
      setelah itu jalan rada menanjak dengan tangga bebatuan,,buat pemula aman ko, ga terlalu terjal cuma

      Hapus
  9. Misi mbah mw nanye nih kalo buat ngecamp nya dmana yeh yg enak

    BalasHapus
    Balasan
    1. biar ga terlalu bawa beban banyak sih saran Mbah ga usah bawa tenda sekalian, soalnya terdapat 3 spot warung yang bisa dijadikan buat menginap, soalnya Mbah juga bawa tenda tapi ga di pake, malah nginep di warung lebih enak,,
      kalo mau nginep yang deket puncak ya di warung nya Mbok Yem,,,

      Hapus
  10. mohon infonya bang ,apa kalu naik dr jlur cmro sewu , trun lwat cmoro kandang , bayar lgi dibasecmpnya cmro kandang ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbah juga kurang tau, tapi sepertinya sih ga bayar lagi,,coba nanti ditanyakan lagi pas di basecampt cemoro sewu

      Hapus
  11. Balasan
    1. CP Basecamp G. Gunung : 085741307298 / 0852 2467 5158
      Jalur Cemoro Sewu , 0857292643795 (Hasan)
      085642072573 (Pak Agus) Jalur Cemoro Kandang : 081575899797

      Hapus
  12. Mbah.. Kemaren paa naik bawa budget brp ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waktu itu Mbah naik kereta lanjut sewa mobil
      Mbah sih bawa Budget sekitar 500 ribuan aja
      itu lebih dari cukup ko
      malah ada sisa banyak kalo ga beli :D

      Hapus
  13. Mbah itu warung sekitar gunung lawu termasuk warung mbok yem apa buka setiap hari?? Soalnya ane mau naik hr kamis apa warung nya buka?? Nanya mbah supaya gak bawa logistic terlalu banyak!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. buka ko setiap hari,,Mbah kesana juga hari biasa ko bukan weekend

      Hapus
    2. Mbah kalo rute pendakian jalur cemor sewu ada penunjuk arahnya ngak..masalahnya baru peratama kali ini saya

      Hapus
    3. ada ko, jalan nya cukup jelas untuk dilewatin

      Hapus
    4. Di beskem ada penyewaan alat kemping ngak mbah

      Hapus
    5. seprtinya ada ko yg sewain perlengkapan camping di bascamp

      Hapus
  14. Mbah ke gunung lawu bawa anak umur 2thn aman gak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. apakah sebelumnya sudah pernah bawa anak ke gunung mas ?
      mungkin bisa aman kalo persiapan nya benar2 matang,seperti jaket, penghangat DLL
      Mbah sendiri belum pernah bawa anak soalnya ke gunung hehe...
      tapi pemilik warung yang ada di gunung lawu bawa anak kecil juga tuhhhh

      Hapus
  15. Pernah mas umur 1thn ke bromo,umur 1,5thn ke kawah ijen...kan itu gak ngecamp...kalo ke lawu pasti ngecamp...hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. yg penting kalo persiapan nya udah mateng sih aman aman aja Om, nanti nginep nya bisa di warung :)

      Hapus
  16. di gunung lawu sumber air melimpah gak mbah...

    BalasHapus
    Balasan
    1. selain ada warung yg menjual air kemasan, disana juga ada sumur jalatunda sebagai mata air yg konon tidak akan pernah kering...
      sumur jalatunda letaknya setelah pos 5 menuju puncak dan terdapat warung juga di samping sumur itu

      Hapus
  17. Naik bus nya dua kali ya, itu bayarnya berapa ya bus pertama sama kedua ?

    BalasHapus
  18. mbah, itu gambar pendaki dari cemoro kandang dilarang turun lewat cemoro sewu bener gk? kan lumayan bisa ngehemat perjalanan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo dari spanduknya sih begitu, tapi Mbah belum bisa konfirmasi lagi ke kuncen sana nya,,,mungkin nanti pas mau naik bisa ditanyakan dulu ke petugas pintu masuk nya

      Hapus
  19. Mau tanya mbah biss terakhir/oprengan dari tawangmanggu ke cemoro sewu terakhir jam berapa ya? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo angkutan terakhir sih kalo bisa jam 4 atau 5 sore harus udah di basecamp, jadi kalo bisa di usahakan siang udah ada di tawangmangu, maklum daerah pegunungan kalo sore udah sepi

      Hapus
  20. Infonya cukup membantu mbah..

    BalasHapus
  21. Mbah bulan/ waktu apa yg bagus buat mendaki biar bisa ngelihat samudra di atas awan

    BalasHapus
    Balasan
    1. waktu yang bagus sih sekitar bulan Mei- Agustus
      sewaktu bulan kemarau pokoknya
      dan senantiasa berdoa aja semoga cuaca bagus soalnya cuaca di atas gunung sulit di prediksi Cu

      Hapus
    2. makasih mbah infonya, mbah mendaki lagi gk, ikut donk seru kayaknya mendaki sama mbah

      Hapus
    3. wah iya donk Mbah juga udah gatel nihh pengen mendaki lagi, nanti ya Cu kalo cuaca nya udah bersahabat kita mendaki bareng

      Hapus
  22. Mbah kalo bulan januari ini kira-kira cuaca disana aman gak ya? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbah sih ga rekondasiin di bulan Januari ini
      dikarenakan bulan januari puncak nya musim hujan, jadi kalo dipaksakan betul ya Mbah cuma bilang hati2 saja dan jangan terlalu maksain....
      bersabar sedikit untuk di bulan maret
      bulan januari kita istirahat dulu aja Cu

      Hapus
  23. Mbah jalur pendakian ya udah jelas ya? Kita tinggal ikuti jalan setampak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. jalan nya sudah jelas ko, kita tinggal ngikutin jalan setapak aja

      Hapus
  24. mbah punten, untuk pemula lebih aman via cemoro kandang atau cemoro sewu ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. via cemoro kandang ataupun cemoro sewu sama2 aman ko,tapi punya sensasi masing2 di jalur tersebut hehe

      Hapus
  25. View di puncak enak waktu sunrise atau sunset mbah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut Mbah waktu sunrise yg bagus nya,,tapi di waktu tertentu untuk sunset juga luamayan bagus ko

      Hapus
  26. View di puncak enak waktu sunrise atau sunset mbah?

    BalasHapus
  27. Ada yg punya kontak pendakian via candi cetho gak gan? Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahh kalo via cetho Mbah belum punya nomor nya Cu

      Hapus
  28. infonya sangat membantu mbah,rencana saya jg mau ke lawu pertengahan febuari 2017 kira2 cuaca bagus ga yah?start dr stasiun jebres mbah, insyaAlloh jg mau carter mobil.kira2 pak suhar masih bisa ga yah?rencana si 7-8 orang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di coba aja di calling sebelum berangkat,,Mbah belum kesana lg soalnya hehe

      Hapus
  29. Iyanih kontaknya Pak Suhar masih bisa ngga mbah? Rencana awal maret ke Lawu hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf Cu,Mbah belum kesana lagi jd belum hub pak Suhar lg,,coba di telp dulu sebelum berangkat ya Cu hehe
      Nanti coba kabarin LG disini biar temen-temen dapet infonya hehe

      Hapus
  30. Maaf mas mau tanya,saya naik gunung lawu baru sekali via cemoro kandang (banyak percabangan) itu awal tahun 2016 Tapi kalau via cemoro sewu (tahun ini 2017) apa jalur nya jelas atau banyak percabangan? Dan apa warung di setiap pos buka setiap hari? Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jalurnya jelas ko Cu,, untuk percabangan ga banyak tapi jalan nya ga bikin bingung
      Untuk warung setiap pos sepertinya ga setiap hari buka, hanya di beberapa pos saja yg tiap hari buka apa lagi warung nya Mbok Yem udah pasti buka setiap hari

      Hapus
  31. yuuh akhir maret siapa yg mau gabung lawu.. :) hihihi

    BalasHapus
  32. Misi mau tanya sekarang masuk gunung lawu ribet ngga ya ?

    BalasHapus
  33. yang Mbah tau untuk pendakian gunung di jawa tengah relatif mudah, gampang dan murah, kita langsung dateng ke basecamp izin dan beli tiket masuk selesai deh,,begitu juga masuk ke gunung lawu,,tidak seperti pendakian di jawa barat yang kadang ribet dan mahal :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh mksi infonya :) .. kayak gunung ciremai itu mahal sekali :D

      Hapus
  34. Mbah kalo dari jakarta pake transportasi apa ke basecamp nya,,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya udah Mbah tulis deh di atas
      klo dari jakarta bisa pake kereta atau bis
      klo naik kereta turun di stasiun jebres lalu naik bis atau carter mobil

      Hapus
  35. mbah,,nanya nie,,kalo naik dr cheto tp turunny sewu ndak apa2 mbah ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sepertinya ndak apa2 Cu
      tapi alangkah baiknya nanti setelah sampai basecamp bisa di tanyakan kembali

      Hapus
  36. Mbah, kalok dari solo balapan menuju camp cemoro sewe lewat nya mana aja dan pake apa ya enak nya? Dan soal penginapan di warung itu, apakah di penginapan warung itu bisa cukup untuk beberapa rombongan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahh kalo lewat mana aja Mbah kurang paham Cu
      kalo dari Stasiun bisa carter mobil atau naik bis lagi,,jalan kaki ke depan stasiun...
      untuk penginapan warung bisa muat bnyak ko
      ya estimasi satu warung muat sampai 20 org lebih
      dan di atas sana ada bebrapa warung
      tapi kalo membawa banyak rombongam dan di hari libur
      antisipasi bawa tenda aja dikarenakan takut penuh dengan rombongan lain

      Hapus
  37. Mbah mau tanya dong, kondisi sekitar gunung lawu atau cemorosewu dan cemoro kandang akhir maret ini lg gmna ya? Ada kabar katanya badai.. Tengkyu

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahhh maaf CU,,Mbah telat koment nihh
      kalo bulan mei ini cuaca udah normal kembali

      Hapus
    2. Untung bgt juga aku gajadi mbah naik maretnya, aku inshaallah jadinya naik juli nih mbah, disana lagi kemarau ga atau normal biasa atau gmna? Tengkyu mbah, ayok join sekalian

      Hapus
  38. Mbah, kalau dari surabaya turun ke magetan terus naik apa ya ke pos perizinan cemara sewu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh maaf CU,,untuk turun Magetan Mbah kurang paham nihh jadi Mbah gak bisa kasih info nya

      Hapus
  39. numpang tny mbah..,klu bawa motor atau mobil ada parkir nya ,untuk beberapa hari ya ,, paling gak kan 3- 4 hari mbah..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahh tenang aja disana kan ada penjaga nya di basecamp
      bisa kok di titipkan
      jadi gak usah khawatir

      Hapus
  40. Mbah mao manya dong biar gk sesat dijalan.
    Itu nomor pak suhar masih aktif gk ya? Trus klo nginep di mbok yem bayar berapa? Suka penuh atau tidak penginapaannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. waduh Mbah udah lama gak hubungi pak Suhar, mungkin bisa di call dulu sebelum berangkat...
      kalo nginep di Mbok Yem gak bayar ko, asal kita pengertian aja buat beli makanan disana jadi saling memeberi...kalo di weekend biasa nya warung agak penuh

      Hapus
  41. mbah mau nanya , untuk kira kira total waktu perjalanan dari jakarta pendakian gnung lawu trus pulang lg ke jakarta, brapa hari ya paling minimalnya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. biasanya membutuhkan waktu 2 hari untuk pendakian
      misal berangkat dari jakarta Jumat siang sampai sana sabtu pagi, langsung mendaki atau istirahat dulu bisa, sampai atas atau warung Mbok Yem bisa siang atau sore,,besok pagi nya turun lagi...
      ya kira2 untuk pendakian 2 hari 1 malam,,kalo dari jakarta sampai pulang lagi bisa 3 hari...
      berangkat dari jumat siang sampai jakarta lagi senin subuh/pagi

      Hapus
  42. Tgl 26 saya kstu.. Kuy yg mau bareng hehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. gimana gan hasil pendakian kemarin,,,asik donk ya

      Hapus
  43. Mbah saya kan pemulaa dan sama sekali blm pernah naik gunung, baru kali ini saya mau ke Lawu, kira kira kalo utk pemula langsung ke lawu aman gak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aman ko yang penting harus persiapan dulu dg baik,
      kalo kondisi badan kurang enak sebaiknya batalkan saja dari pada merugikan diri sendiri dan merepotkan yang lain...
      dan saran Mbah harus di dampingi orang yang sudah mendaki gunung sebelumnya

      Hapus
  44. Mbah mau tanya,naek ke Lawu klo malam hari gmn,?

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenernya gpp juga kalo naik malem, tapi di sarankan untuk mendaki nya di siang hari aja karena gunung lawu sih masih mistis gitu, menghindari hal2 yang tidak diinginkan seperti gangguan makhluk halus dan gangguan mantan yang terindah hehe :D

      Hapus
  45. mbah, mau nanya dong.. kalo di puncak hargo gumilah bisa buat nge camp ngga ? kaya nya seru gitu mah nge camp di titik tertinggi lawu haha maklumin mbah baru pertama kali mau naik gunung, itu juga baru rencana sih wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin untu satu tenda bisa, soalnya lahan nya ga luas, ya klo ga mending nginep di mbok Yem aja, cuma setengah jem ko ke puncak nya, apalgi kalo pake baling-baling bambu milik doraemon

      Hapus
  46. mbah ,, untuk seorang pemula seperti saya dan temn2 apa perlu seorang penunjuk jalan untuk bisa sampai pos 5 nya ? soalnya rencananya kami mau mndaki hanya akhwat saja, dan kami blum ada yg pernah kesana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo ada yg tomboy dan berpengalaman no problem

      Hapus
    2. gpp ko untuk pemula juga,,,klo di waktu weekend banyak yang mendaki. jadi nanti pas di bascamp bisa barengan sama rombongan yang lain.

      Hapus
  47. Ada contact porter atau guide lokal ga mbah? Sy rencana naik awal Oktober besok.

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf Cu,,maaf mbah ga punya kontak guide dan porter nya

      Hapus
  48. Ada contact porter atau guide lokal ga mbah? Sy rencana naik awal Oktober besok.

    BalasHapus
  49. Mbah mau nanya kalo dari stasiun solojebres supaya bisa sampai basecamp naik apa ya ?
    Atau carter mobil brpaan ? Dari stasiun (solojebres) - sampai basecamp

    BalasHapus
    Balasan
    1. di postingan udah Mbah infoin ko
      coba Cucu di baca kembali ya postingan nya

      Hapus
  50. Mbah, mau nanya. Bs tektok ga ya di Lawu? Harga porter/guide buat nemanin tektok berapaan ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo lawu Mbah saranin untuk ngecamp aja di atas Cu, ya kalo Cucu udah biasa tektok gunung tinggi sih gpp, tapi kalo masih baru sebaiknya JANGAN ya Cu.
      kalo harga porter nya Mbah belum tau Cu untuk di gunung Lawu

      Hapus
  51. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  52. Kira kira weekend ini banyak yang muncak ga yak mbah soalnya kan musim hujan.dan warung mbok yem buka tidak kalau musim hujan mbah

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo musim hujan seperti ini seperti nya sepi Cu,,,
      biasanya sih Mbok Yem masih buka Cu,,
      tapi nanjak di musim hujan begini Mbah harap mesti hati2 ya

      Hapus
  53. Suwun Mbah..

    Infonya mantap, pengen bgt silaturahmi ke Lawu.. cuma kayanya masih musim hujan, nunggu April Tahun depan Insya Allah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya cu, sebaiknya mesti sabar untuk tidak mendaki dulu di musim hujan begini, soalnya cuaca nya lagi gak bersahabat banget, biarkan alam memulihkan dirinya dari tangan2 manusia

      Hapus
  54. Mbah mau tanya, kalo misal ke lawu aman gak kira-kira kalo kita(6 orang) gak bawa tenda?
    Rencana mau nginep di mbok yem dkk

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo boleh tau kapan ya Cu mau ke Lawu nya...sebaiknya di musim hujan begini harus sabar Cu untuk tidak mendaki gunung dulu, soalnya cuacanya lagi extream.
      tapi kalo memang udah kebelet, ya harus hati2 dan jangan mentingin ego pribadi ya Cu..
      Aman Cu kalo cuaca nya sedang bersahabat ^_^

      Hapus
  55. Mba misi mau nanya nih, saya mau mendaki 5 orang tgl 22 februari cuaca bersahabat ga yah? Dan kira" no pak Suhar itu masih bisa dihubungi gak yah? Hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo bulan sekarang sih cuaca lagi gak menentu, ya sebaiknya kalo mau bersabar dikit lagi mungkin sekitar maret cuaca nya agak mendingan.tapi klo udah di tentuin tanggal segitu ya Mbah harap harus hati2 untuk mendaki.

      coba aja ya Cu untuk hubungi beliau, telpon atau sms hehe

      Hapus
  56. Mbah, rencana saya dan rekan saya (bertiga) ingin ke sana tgl 29-31 Maret 2018. saya dapat info kalau ada jalur baru yg lebih santai ya Mbah? kira-kira rekomen gak tuh jalur nya? terimakasih

    BalasHapus
  57. Mbah, sumber airnya itu dimana aja?kalo ngambil air di Sendang drajat boleh kan?

    BalasHapus
  58. Mbah, saya rencana mau nanjak gunung lawu bulan oktober sama teman² saya mbah, kira kira cuacanya bersahabat gak ya mbah..?

    BalasHapus
  59. Mbah, punya kontak tapi yang terbaru buat penyewaan mobil omprengan ke bc cemoro sewu ? Rencananya akhir maret saya mau naik mbah.

    BalasHapus
  60. Mbah mau Tanya.. Klau pendakian lewat cemoro sewu itu tiket masuk? Sewa tenda ? Dll keperluan untuk grup/tim berapa ya?

    BalasHapus

Label